“Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!” “Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu?” “Aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi. “Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa bersalah wajib diingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.” Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?” “Mengapa?” “Pantas kau panggil mbah?” “Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?” “Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!” Konflik pada kutipan teks tersebut adalah?

Jika kamu mencari artikel perihal “Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!” “Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu?” “Aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi. “Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa bersalah wajib diingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.” Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?” “Mengapa?” “Pantas kau panggil mbah?” “Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?” “Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!” Konflik pada kutipan teks tersebut adalah?. anda amat beruntung datang kesini guna mengenali banyak mengenai pertanyaan tersebut. Di sini kita pernah merangkum banyak sekali informasi yang berhubungan tentang “Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!” “Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu?” “Aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi. “Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa bersalah wajib diingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.” Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?” “Mengapa?” “Pantas kau panggil mbah?” “Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?” “Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!” Konflik pada kutipan teks tersebut adalah?.

Nah kali ini admin bakal share informasi sekitar soal tersebut. banyak sekali informasi diluaran sana yang serta mangulas tentang “Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!” “Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu?” “Aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi. “Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa bersalah wajib diingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.” Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?” “Mengapa?” “Pantas kau panggil mbah?” “Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?” “Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!” Konflik pada kutipan teks tersebut adalah?. Berikut ini ada beberapa informasi berguna lainnya mengenai pertanyaan itu. Simak penjelasan selanjutnya ini:

“Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!” “Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu?” “Aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi. “Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa bersalah wajib diingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.” Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?” “Mengapa?” “Pantas kau panggil mbah?” “Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?” “Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!” Konflik pada kutipan teks tersebut adalah?

  1. Kesedihan tokoh kakek akan usianya yang menua.
  2. Rasa bersalah karena salah menyapa orang yang lebih tua.
  3. Kegembiraan tokoh Kenes dapat menggoda tokoh kakek.
  4. Kakek marah dipanggil “mbah” dan “mas”.
  5. Kecemasan tokoh kakek akan ketuaan usianya.

Jawaban: E. Kecemasan tokoh kakek akan ketuaan usianya..

Dilansir dari Brainly, “oo, kau marah, pak tua ah, sudah tua suka marah-marah!” “huss! apakah kau anggap aku ini pak tuamu” “aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi. “oo, iya! tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! aku lupa, sungguh. tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. siapa bersalah wajib diingatkan. jika tidak demikian coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.” kakek itu tertunduk. wajahnya berubah terang. lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “betulkah bicaramu aku sudah tampak sangat tua” “mengapa” “pantas kau panggil mbah” “hi-hi-hi! pertanyaanmu itu! kau sekarang kentara sekali merasa sedih! mengapa apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua” “jangan bersenda gurau, kenes, aku betul-betul bertanya!” konflik pada kutipan teks tersebut adalah kecemasan tokoh kakek akan ketuaan usianya..

Itulah tadi jawaban dari “Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!” “Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu?” “Aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi. “Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa bersalah wajib diingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.” Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?” “Mengapa?” “Pantas kau panggil mbah?” “Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?” “Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!” Konflik pada kutipan teks tersebut adalah?, semoga membantu.

Kemudian, Admin juga merekomendasikan siswa sekalian untuk membaca soal lainnya yakni apa itu speed dan jawabannya adalah

– Sebuah soal yang sering dicari kunci jawabannya oleh banyak orang dan soal ulangan itu juga dapat anda cari jawabannya lewat kotak search kanan atas dibawah logo di web ini.

Seperti itu Uraiannya soal itu. Bila masih terdapat pertanyaan lain kalian jua bisa langsung ajukan lewat kolom komentar yang ada dibawah

Nah itulah sedikit data yang dapat admin berikan mudah-mudahan data tentang “Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!” “Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu?” “Aku bukan kangmasmu!” bentak kakek-kakek itu lagi. “Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh. Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa bersalah wajib diingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya.” Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. “Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?” “Mengapa?” “Pantas kau panggil mbah?” “Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih! Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?” “Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!” Konflik pada kutipan teks tersebut adalah?. bisa bermanfaat buat kamu semua.

About administrator