Apa itu SEO

Apa itu SEO

Apa itu SEO? Untuk menjawab pertanyaan ini gampang gampang susah. Istilah SEO cukup sering didengar seiring dengan bertumbuhnya jumlah pengguna internet di Indonesia dan meningkatnya jumlah website ataupun blog di internet, istilah SEO sering kali muncul dalam berbagai artikel baik di media elektronik maupun cetak.

Apakah yang dimaksud dengan SEO? SEO merupakan kepndekan dari Search Engine Optimization yang dalam bahasa Indonesia artinya ialah Optimasi untuk Mesin Pencari. Lalu, kenapa sebuah website atau blog perlu dioptimasi bagi mesin pencari? Jawabannya hanya satu yaitu supaya blog atau website tersebut bisa menempati posisi teratas di hasil pencarian mesin pencari berdasarkan kata kunci tertentu.

Posisi teratas disini tidak harus selalu berarti posisi pertama pada halaman pencarian karena tingkat kesulitan untuk menduduki posisi pertama bervariasi tergantung dari tingkat kompetisi kata kunci yang ingin difokuskan.

Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa posisi atau peringkat pertama dalam halaman mesin pencari menjadi sangat penting bagi pemilik blog atau website? Yaitu supaya blog atau website tersebut populer. Sebuah blog dapat menjadi sangat populer ketika berhasil menduduki peringkat teratas dihalaman pertama hasil pencarian mesin pencari karena orang pada umumnya akan mengunjungi blog atau website yang muncul pada diperingkat pertama pada mesin pencari untuk kata kunci yang sedang dicari.

Semakin banyak orang yang berkunjung maka semakin populer blog yang menduduki peringkat pertama tersebut. Lalu mengapa mesti mencari pengunjung yang datangnya melalui mesin pencari? Hal yang terpenting yang perlu anda ketahui ialah pengunjung yang datang ke blog anda lewat mesin pencari ialah pengunjung yang akan benar benar ingin mencari suatu informasi maupun produk serta jasa.

Pengunjung tipe ini juga disebut targeted visitor. Jika blog anda memiliki banyak targeted visitor, maka blog kita akan memiliki berbagai peluang menguntungkan seperti contohnya : memasarkan sebuah produk atau jasa.

Memiliki targeted visitor dalam jumlah yang tinggi tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang menggunakan blog sebagai media bisnis online. Pengunjung website yang datangnya dari mesin pencari juga sangat penting bagi si pemilik blog pribadi tersebut, blog resmi maupun blog perusahaan serta blog niche pendidikan.

Permasalahan yang banyak muncul ditengah-tengah masyarakat dizaman internet ialah anggapan bahwa teknik teknik SEO itu sangatlah rumit sekali. Banyak orang beropini bahwa teknik teknik SEO yang ampuh hanya dapat dilakukan oleh mereka yang ahli bahasa pemrograman internet.

Walaupun opini tersebut oleh masyarakat awam dianggap benar, pada faktangya tidaklah demikian. Banyak sekali praktisi SEO yang tidak memiliki wawasan mengenai bahasa pemrograman internet namun sangat ahli dalam mempraktekkan teknik teknik SEO.

Jadi kesimpulannya, siapapun dapat mempelajari SEO. Bukan hanya seorang programer yang bisa menjadi jagoan SEO tapi kita semua bisa asalkan mau tekun dan fokus dalam belajar.

Artikel ini merupakan artikel pertama saya tentang SEO, dan berikutnya saya akan terus membuat artikel yang berkaitan dengan SEO. Nah Sekian dulu penjelasan tentang apa itu SEO dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.

Konsep Dasar SEO

Konsep Dasar SEO adalah salah satu hal yang akan bisa menjadi kendala bagi pemula yang sedang ingin belajar suatu teknik SEO. Teknik teknik SEO pada dasarnya dapat juga diterapkan dalam berbagai macam cara tergantung dari kreatifitas para pelaku teknik SEO itu sendiri. Namun yang sering terjadi adalah para pelaku teknik SEO sibuk menerapkan teknik teknik SEO tanpa mengetahui prinsip dan konsep dasar atau teori dasar mengenai SEO.

Seperti yang telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya tentang Apa Itu SEO , SEO berfungsi untuk meningkatkan peringkat sebuah Blog atau website pada halaman mesin pencari. Dan fungsi itu dapat dianalisa bahwa intisari dari semua teknik SEO adalah menyempurnakan atau meningkatkan kriteria kriteria sebuah blog atau website yang menjadi tolak ukur sebuah mesin pencari dalam menilai kualitas sebuah website atau blog untuk dimasukkan kedalam halaman hasil pencarian.

Semakin baik kriteria yang telah dimiliki oleh sebuah websiteblog dimata mesin pencari , maka akan semakin tinggi juga peringkat blog itu di halaman hasil pencariannya. Sebaliknya jika kriteria yang dimiliki oleh sebuah blog dimata mesin pencari kurang baik, maka peringkatnya pun tidak akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan blog yang memiliki kriteria lebih bagus.

Lalu kriteria atau faktor-faktor apa saja yang dinilai oleh mesin pencari? Pada dasarnya faktor-faktor yang dinilai oleh mesin pencari seperti Google terdiri dari 2 kategori yaitu Faktor yang ada didalam blog kita sendiri (Faktor Onpage) dan Faktor yang ada diluar blog kita namun ada kaitannya dengan blog yang kita miliki (Faktor Offpage). Jadi bila disingkat , mesin pencari akan menilai 2 kriteria atau Faktor utama yaitu Faktor Onpage dan Faktor Offpage.

Beberapa orang yang baru belajar teknik SEO sering bertanya mengenai Faktor mana yang lebih penting: Onpage atau Offpage? Kedua faktor tersebut sama pentingnya. Adalah Sebuah kesalahan yang besar apabila seorang pelaku teknik SEO cuma menekankan disalah satu faktor saja dikarenakan hal tersebut akan banyak menimbulkan kecurigaan pada mesin pencari dan bisa berakibat buruk terhadapa blog atau website yang sedang dioptimasi.

Tetapi pada umumnya penerapan suatu teknik SEO yang baik ialah dengan memulai suatu peningkatan kualitas Faktor Onpage lalu kemudian meningkatkan suatu kualitas Faktor di Offpagenya.

Sekarang mari simak sedikit ringkasan tentang apa saja yang terkandung didalam Faktor Onpage dan Faktor Offpage. Untuk Faktor Onpage terdiri dari beberapa faktor yaitu:

  • Alamat maupun Domain blog (baik struktur maupun kualitas)
  • Judul Blog ( baik judul halaman induk maupun judul tiap artikel blog)
  • Deskripsi blog ( baik halaman induk maupun tiap artikel)
  • Sitemap blog
  • Isi blog ( baik frekwensi maupun kualitas dari isi blog )
  • Link yang terkandung didalam blog (internal dan Outbound Link)

Sedangkan Faktor Offpage terdiri dari:

  • Backlink

Ya, Faktor Offpage hanya terdiri dari satu Faktor saja. Tapi hal ini bukan berarti Faktor Offpage tidak lebih penting dari Faktor Onpage namun hal ini terjadi karena kita harus mengatur Faktor Onpage blog terlebih dahulu sebelum maju ke tahap pengembangan Faktor Offpage.

Nah, kali ini saya cukupkan sampai disini dulu ulasan tentang konsep dasar SEO dan pada artikel berikutnya akan saya ulas lebih terperinci tentang masing masing Faktor.

About administrator